Return to site

Menciptakan Pendekatan Terstruktur untuk Pembelajaran Efektif

· Sistem LMS Indonesia

Menurut laporan McKinsey, para pelajar lebih memilih kelas virtual yang minimal memiliki tiga fungsi—ketersediaan rekaman kelas untuk tinjauan nanti, akses mudah ke materi belajar online, dan fleksibilitas untuk menyeimbangkan antara pekerjaan dan pembelajaran. Untuk memenuhi harapan ini, struktur ideal dari kelas virtual seharusnya memiliki tujuan ganda: membantu pendidik dalam memberikan instruksi yang terfokus dan terorganisir, serta memungkinkan para pelajar untuk terlibat aktif dengan konsep-konsep pembelajaran yang kompleks.

Yang terakhir meningkatkan kemungkinan dari pembelajaran aktif, yang jauh lebih efektif dibandingkan dengan pembelajaran pasif. Oleh karena itu, struktur dari kelas virtual yang praktis didesain secara strategis untuk mengoptimalkan waktu yang diberikan untuk pembelajaran terapan dan umpan balik.

Berbeda dengan konferensi video yang mungkin hanya merupakan satu pertemuan panjang, kelas virtual yang efektif memiliki empat segmen yang berbeda, masing-masing memberikan kontribusi terhadap pembelajaran daring:

1. Membangun Hubungan
Kelas virtual merupakan kesempatan bagi pendidik untuk menjalin hubungan dengan para siswa, menciptakan suasana yang ramah dan inklusif. Pendidik dapat mendorong perkenalan, berbagi latar belakang mereka, dan menciptakan rasa kebersamaan.

2. Tinjau Materi dengan Para Pelajar
Dalam tahap interaktif ini, pendidik dapat secara berkala meninjau konsep-konsep kunci dan materi yang sudah dibahas dalam sesi sebelumnya. Hal ini membantu siswa membangun pengetahuan yang sudah ada. Hal ini memastikan bahwa semua orang memiliki pemahaman yang sama sebelum memasuki materi baru.

3. Membagi Konten Menjadi Bagian-Bagian Kecil
Ketika siswa beralih ke kegiatan praktik, pendidik dapat memecah topik kompleks menjadi bagian-bagian yang mudah dikelola. Pendekatan ini membantu siswa mengingat informasi lebih baik, karena mereka dapat fokus pada satu konsep pada satu waktu, menguasainya, dan kemudian melanjutkan ke segmen berikutnya.

4. Meringkas dan Mengingat Kembali Konsep-Konsep Kunci
Pendidik dapat menggunakan 10 menit terakhir dari kelas untuk merangkum poin-poin utama dari sesi, meninjau konsep inti, dan mendorong diskusi di antara para pelajar. Meninjau kembali apa yang telah dipelajari dalam pelajaran membantu siswa mengkonsolidasikan pembelajaran mereka dan mempersiapkan mereka untuk sesi-sesi berikutnya.

Referensi:
1. McKinsey Report https://www.mckinsey.com/industries/public-sector/our-insights/what-do-higher-education-students-want-from-online-learning