Return to site

5 Karakteristik Yang Harus Anda Pada Sistem LMS

· Teknologi Pendidikan,Sistem LMS Indonesia

Dalam proses pembelajaran secara langsung atau tatap muka/tradisional akan selalu dilengkapi dengan proses pembelajaran dengan argumentasi yang sangat kuat.  Interaksi secara verbal dan non verbal dapat diketahui saat itu juga dengan melakukan kontak langsung antara pelajar dan pengajar. Namun, hal tersebut saat ini tidak hanya bisa dilakukan melalui proses pembelajaran secara tradisional saja melainkan juga dapat dilakukan dengan proses pembelajaran online. Dalam proses blended learning dan flipped learning interaksi antara pelajar dan pengajar menjadi dapat lebih ditekankan. Program yang tidak hanya mendorong maupun memotivasi belajar, cara ini juga dapat meningkatkan refleksi dan koseptual akan pemahaman pelajar secara merata.

Learning Management System (LMS) yang juga dikenal dengan platform dalam pembelajaran ini dapat menjadi alat untuk membantu pengajar untuk menjalankan proses belajar online yang lebih interaktif dan memberikan kemudahan untuk melakukan analisa terhadap masing-masing pelajar. Namun, sebelum Anda mulai menggunakan sistem LMS, Anda perlu mengenali karakteristik yang harus ada pada sistem LMS Anda.

1. LMS dilengkapi fungsi untuk kursus dan pendagogis bagi pelajar

Penting bagi Anda untuk tidak terburu-buru dalam memilih dan mengambil keputusan untuk menggunakan sistem LMS. Pasalnya ketika Anda menggunakan sistem LMS yang tidak tepat Anda akan kehilangan beberapa hal vital untuk mendukung keberhasilan penggunaan sistem LMS di lembaga Anda.

2. Sinkron dan asinkron

Penting bagi Anda untuk memastikan sistem LMS yang Anda gunakan kompatibel dengan metode pembelajaran sinkron dan sinkron terutama dari segi komunikasi yang meliputi, pengumuman, email, chat, olah data dengan cepat dan lain sebagainya.

3. Pengembangan dan pengiriman konten

Pengembangan dan pengiriman konten merupakan bagian dalam proses pembelajaran dengan metode e-Learning. Ketika Anda memutuskan untuk menggunakan sistem LMS, maka seharusnya sistem Anda ini dapat mendukung pengembangan dan pengiriman konten dengan menggunakan perangkat yang lebih fleksibel. Hal ini akan memudahkan Anda ketika ada  suatu kondisi di mana perangkat utama Anda tidak dapat digunakan.

4. Penilaian formatif dan sumatif

Untuk memberikan penilaian kepada pelajar, Anda harus bisa memanfaatkan sistem LMS untuk penilaian formatif dan sumatif. Dalam hal ini akan meliputi pengujian dengan pilihan ganda, pengerjaan tugas secara kolaboratif, umpan balik dan sebagainya.

5. Manajemen kelas dan pengguna

Siapa saja yang memiliki hak sebagai administrator, siapa yang bisa mengakses halaman untuk pengajar dan pelajar dan lain sebagainya. Pada bagian ini akan meliputi beberapa bagian seperti mendaftar, mendaftarkan (pelajar/pengajar), menampilkan jadwal, mengelola aktivitas siswa dan jam belajar elektronik.

Ilustrasi (c) Unsplash.com